Pernahkah Anda melihat videotron di pinggir jalan yang berisi iklan maupun media informasi, namun terasa silau? Pantulan cahaya memang sangat memengaruhi kualitas layar LED, terutama yang terletak di outdoor. Solusi untuk mengatasinya adalah dengan penggunaan layar anti glare. Yuk, cari tahu fungsi dan manfaatnya di sini!
Mengenal Layar Anti Glare dan Bagaimana Teknologi Ini Bekerja
Anti glare atau yang biasa disebut anti kilap adalah teknologi yang digunakan untuk melapisi layar elektronik supaya terhindar dari pantulan cahaya. Pantulan ini berasal dari berbagai macam sumber, seperti cahaya matahari, lampu terang, maupun refleksi lampu dari lampu sorot.
Pada umumnya, layar anti glare memiliki karakteristik lebih matte atau difus. Hal tersebut disebabkan karena teknologi anti glare display bekerja dengan menyebarkan cahaya (diffuse). Cahaya yang mengenai LED akan terbias sehingga pantulan yang dihasilkan tidak tajam.
Oleh karena itu, papan media LED yang terpancarkan terlihat lebih jelas, fokus, dan tidak silau jika Anda lihat dari berbagai sudut pandang. Sedangkan layar LED yang tidak ada pelapis anti kilap terkesan lebih glossy.
Perbedaan Anti Glare vs Anti Reflective vs Matte Display
Pada videotron, teknologi anti glare menggunakan lapisan khusus dengan meminimalisir refleksi tanpa mengurangi kualitas gambar. Ada beberapa perbedaan metode teknologi layar anti glare yang biasa digunakan pada videotron. Berikut di antaranya.
1. Anti Glare Coating
Teknologi pertama adalah lapisan anti glare coating, merupakan lapisan mikro yang dapat mengurangi efek silau dengan cara menyebarkan cahaya. Cara kerjanya adalah ketika terdapat pantulan cahaya mengenai videotron, cahaya akan tersebar ke berbagai arah.
Kelebihan dari anti glare coating akan sangat terlihat pada videotron outdoor, di mana keterbacaan visual bisa lebih jelas meskipun display ada di bawah matahari. Akan tetapi, anti kilap juga memiliki kekurangan, yaitu sedikit mengurangi ketajaman gambar.
2. Matte Surface Treatment
Lapisan permukaan matte merupakan salah satu jenis teknologi yang yang dapat meningkatkan ketidakrataan dan tekstur granular pada layar. Ini membuat cahaya mengalami pantulan difus, mengurangi silau di dalam ruangan yang memiliki cahaya tinggi, serta memberikan hasil tontonan layar yang lebih baik.
Kelebihan layar matte ini adalah konten gambar terlihat jelas walaupun di bawah sinar matahari atau cahaya tinggi. Tetapi warna yang dihasilkan pada layar tidak setajam layar glossy.
3. Anti Reflective Coating
Lapisan anti reflektif (AR) merupakan lapisan optik yang bekerja dengan cara menurunkan pantulan cahaya pada permukaan layar videotron. Namun, lapisan AR memiliki harga yang relatif mahal dan sensitif terhadap sentuhan minyak. Akan tetapi, hasil kejernihan pada gambar lebih bagus.
Kapan Layar Anti Glare Dibutuhkan?
Pada dasarnya, tidak semua kondisi membutuhkan anti glare. Teknologi ini sangat penting ketika berada di tempat yang mendapatkan cahaya atau lampu sangat terang. Berikut beberapa kondisi yang membutuhkan anti glare display.
1. Videotron Outdoor yang Langsung Terkena Sinar Matahari
Lokasi pemasangan LED sangat memengaruhi keputusan untuk menggunakan anti glare atau tidak. Jika LED ada di lokasi outdoor dan langsung terkena cahaya matahari, maka pemasangan anti glare sangat penting untuk menjaga agar konten tetap terlihat.
Terutama jika posisi matahari sedang tinggi, cahayanya akan memberikan pantulan berlebih pada layar. Bahkan, untuk videotron dengan tingkat kecerahan tinggi sekalipun dapat berkurang visibilitasnya jika cahaya terlalu kuat.
2. Area Lobby dengan Banyak Kaca
Meskipun tidak di bawah matahari langsung, kaca jendela juga dapat memberikan banyak cahaya dengan intensitas yang berubah-ubah. Biasanya area yang mengusung konsep terbuka seperti hotel, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan, terutama area lobby akan mengalami masalah ini.
Karena kondisi tersebut, pemasangan layar anti glare menjadi sangat penting. Tujuannya untuk mengurangi pantulan cahaya. Sehingga, informasi, iklan, atau konten branding bisa tetap terlihat dengan jelas dan nyaman.
3. Showroom dengan Pencahayaan Terang
Pada umumnya, sebuah showroom, baik untuk kendaraan, furniture, hingga elektronik akan menggunakan banyak sekali lampu agar produknya terlihat menonjol. Namun, cahaya dari lampu-lampu tersebut dapat memengaruhi layar videotron, di mana cahaya akan terpantul dan konten menjadi tidak jelas.
Namun, dengan menggunakan anti glare, pantulan dapat terminimalisir. Sehingga, video produk, konten promosi, dan informasi lainnya tetap efektif dan terlihat jelas dari berbagai sudut pandang.