Frame videotron adalah sistem struktural yang fungsinya menopang modul LED dan komponen pendukung seperti kabel, kabinet videotron, power supply, serta perangkat lain. Sehingga, layar dapat terpasang dengan baik dan stabil.
Komponen tersebut pun merupakan bagian penting dalam instalasi karena presisi dan kekuatannya menentukan keamanan serta kualitas tampilan videotron. Pemilihan struktur yang tepat akan membantu modul LED mudah dirawat, posisinya tetap sejajar, serta mengurangi risiko keamanan selama menggunakan videotron.
Apa Itu Frame Videotron dan Fungsinya?
Frame videotron merupakan rangka atau struktur yang dibuat sebagai tempat pemasangan dan penopang dari sistem display LED. Struktur tersebut bukan sekadar menahan modul LED, melainkan juga mendukung beragam komponen di belakang layar, seperti kabel data, power supply, kabinet, dan kabel power.
Pada instalasi panggung, peran frame adalah menjaga semua panel tetap di posisi yang stabil. Sementara untuk instalasi permanen, struktur frame harus bisa menahan beban dalam jangka panjang dan menyesuaikan dengan kondisi bangunan maupun area pemasangan.
Selain berperan struktural, frame juga membantu dalam menghasilkan permukaan layar yang rata. Posisi rangka videotron yang presisi sendiri akan memengaruhi posisi antarmodul. Hal tersebut membuat tampilan background videotron menjadi lebih rapi tanpa ada celah maupun perbedaan posisi yang bisa mengganggu visual.
Maka dari itu, frame bukan hanya pelengkap. Selain itu, jika strukturnya dirancang dengan tepat, maka bisa membantu proses pembongkaran, pemasangan, maintenance, sampai memperpanjang usia pemakaian sistem videotron.
Jenis Frame Videotron Berdasarkan Material
Material merupakan salah satu pertimbangan utama saat menentukan frame. Terdapat dua material umum yang dipakai yaitu besi dan aluminium. Berikut uraiannya.
1. Frame Besi
Frame besi banyak dipakai untuk instalasi permanen karena relatif ekonomis dan mempunyai karakteristik yang kuat. Material tersebut cocok untuk konstruksi berukuran besar yang memerlukan struktur kokoh, khususnya saat frame dipasang di lokasi yang tidak sering mengalami perubahan konfigurasi.
Keunggulan frame videotron besi, yaitu kekuatan strukturnya serta kemudahan dalam mendapatkan material untuk kebutuhan custom. Akan tetapi, bobotnya lebih berat daripada aluminium. Selain itu, besi juga memerlukan perlindungan terhadap korosi, khususnya saat dipakai di area lembap atau outdoor.
2. Frame Aluminium
Aluminium dipakai untuk videotron yang memerlukan mobilitas tinggi, termasuk sistem rental dan event. Material ini cenderung lebih ringan sehingga memudahkan proses instalasi, pemindahan, dan pembongkaran.
Salah satu kelebihan frame aluminium, yaitu memiliki ketahanan yang bagus terhadap korosi. Aluminium juga bisa dibuat dengan tingkat presisi yang tinggi, sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan modular yang membutuhkan sambungan antarpanel yang rapat.
Hanya saja, biaya material serta proses manufaktur bisa lebih tinggi daripada frame besi. Maka dari itu, pemilihannya harus Anda sesuaikan dengan kebutuhan instalasi dan frekuensi penggunaan. Untuk frame videotron panggung, material aluminium kerap menjadi pilihan karena cenderung lebih praktis untuk setup maupun dismantling.
Jenis Frame Berdasarkan Lokasi Penggunaan
Selain material, tempat atau lokasi pemasangan juga bisa menentukan desain frame yang akan Anda gunakan.
1. Frame Indoor
Frame videotron indoor biasa dipakai di dalam ruangan seperti aula, ballroom, studio, pusat perbelanjaan, panggung acara, dan gedung pertemuan. Karena tidak berhadapan secara langsung dengan angin kencang dan hujan, konstruksinya bisa dibuat lebih simpel selama bisa menopang semua beban LED.
2. Frame Outdoor
Instalasi outdoor memerlukan struktur yang lebih kokoh karena harus menghadapi berbagai faktor seperti kelembapan, perubahan cuaca, dan khususnya tekanan angin.
Maka dari itu, frame outdoor umumnya memerlukan elemen pendukung seperti tiang penopang, back bracing, sambungan yang kuat, dan fondasi yang sesuai kondisi lokasi. Perhitungannya juga harus mempertimbangkan ketinggian struktur, ukuran layar, beban lingkungan, dan kondisi area.
Faktor Penentu Kualitas Frame Videotron
Frame yang terlihat kokoh tidak selalu menjadi tanda desainnya bagus. Berikut beberapa hal teknis yang harus Anda pertimbangkan sebelum menggunakan frame.
1. Posisi Dimensi
Dimensi frame harus Anda buat dengan toleransi minimum. Ukuran yang tidak tepat bisa membuat antarmodul LED tidak bisa bertemu dengan sempurna sehingga terdapat garis sambungan, celah, atau permukaan LED yang tidak rata.
Presisi kabinet menjadi semakin penting saat videotron memiliki banyak kabinet yang harus disusun menjadi sebuah bidang yang besar.
2. Sistem Penguncian Ganda
Sistem penguncian berperan untuk menjaga setiap modul agar tetap di posisi yang telah ditentukan. Penggunaan pengunci yang presisi dan kuat akan mencegah pergeseran panel karena proses instalasi, getaran, atau aktivitas di sekitar layar.
3. Sirkulasi Udara
Komponen elektronik akan menghasilkan panas saat beroperasi. Karena itu, desain frame videotron harus memiliki jalur dan sirkulasi udara yang memadai sehingga panas tidak terperangkap di belakang LED.
Ventilasi yang bagus akan mengurangi risiko overheating. Kinerja komponen elektronik akan tetap terjaga untuk penggunaan jangka panjang.
4. Akses Maintenance
Frame yang bagus tidak membuat teknisi mengalami kesulitan saat maintenance. Kabel, power supply, modul, dan komponen yang lain sebaiknya bisa diakses tanpa perlu membongkar seluruh struktur.
Di dalam sistem modular, akses yang praktis bisa mempercepat penggantian komponen serta mengurangi waktu downtime. Selain itu, pemahaman terhadap kabinet videotron juga penting. Ini karena kabinet merupakan bagian yang langsung tersambung dengan struktur pendukung.