Heat dissipation ialah teknologi pendingin yang sangat berguna dalam berbagai macam perangkat, termasuk juga videotron. Papan iklan elektronik ini sangat rentan terhadap suhu panas yang dapat merusak komponennya. Ingin tahu pengertian dan seperti apa mekanisme teknologi penghilang panas ini? Simak selengkapnya di sini!
Heat Dissipation pada Videotron
Disipasi panas adalah suatu bentuk perpindahan suhu tinggi pada suatu benda ke benda lain di sekitarnya. Ada tiga macam metode yang dapat membantu perpindahan suhu panas, yaitu konveksi, konduksi, dan radiasi.
Dalam metode konduksi, suhu tinggi dapat berpindah antara benda-benda melalui interaksi antar partikel pada material thermal, seperti besi atau tembaga. Hal tersebut akan memungkinkan panas berpindah tanpa harus menggerakkan benda tersebut.
Lain halnya dengan metode konveksi yang harus melibatkan pergerakan benda agar panas bisa berpindah. Ini dapat terjadi secara alami (misalnya dengan kipas angin) atau dengan intervensi manusia (misalnya alat pompa).
Sementara itu, metode heat dissipation radiasi hanya membutuhkan gelombang elektromagnetik, tanpa dipengaruhi oleh media apapun. Idenya adalah semua jenis benda itu pasti mengeluarkan radiasi, semakin tinggi suhu benda tersebut, semakin besar pula pancaran radiasinya.
Pengaruh Overheat pada Videotron
Semua teknologi modern pasti rentan mengalami overheat atau suhu tinggi, sehingga mereka membutuhkan bantuan sistem heat dissipation. Lantas, apa saja bahaya atau pengaruh overheat yang bisa menimpa layar videotron? Simak di sini!
1. Menurunkan Kualitas Tampilan Iklan
Tingginya suhu di bagian internal videotron dapat mengacaukan kinerja komponen LED yang bertugas menampilkan konten dengan cerah, jelas, dan mudah audiens baca. Gangguan pada layar akan berisiko mengganggu kualitas tampilan iklan, yang berujung kepada menurunnya minat calon pembeli untuk berinteraksi.
2. Masa Pakai LED Berkurang Drastis
Rata-rata masa pakai LED mencapai antara 10 tahun hingga 17 tahun, tergantung dari kualitas LED tersebut. Namun, suhu tinggi yang tidak segera Anda hilangkan akan merusak kinerja LED dan mengurangi masa pakainya secara drastis. Hal tersebut juga bisa menambah beban biaya layanan support dan service videotron.
3. Pancaran Cahaya Menjadi Tidak Optimal
Komponen lampu yang terdapat pada videotron cenderung rentan rusak apabila terkena suhu tinggi tanpa adanya sistem penghilang panas. Apabila hal ini tidak Anda perbaiki, maka cahaya layar videotron akan menjadi redup meskipun tidak ada pergantian pada pengaturan kecerahannya.
Mekanisme Kerja Heat Dissipation Videotron
Mekanisme kerja sistem penghilang panas pada videotron bisa menggunakan 4 macam teknologi. Berikut uraiannya.
1. Airflow Cooling with Structural Design
Ini adalah mekanisme kerja konveksi yang memanfaatkan jalur ventilasi. Desain videotron memang dibentuk untuk dapat mengalirkan atau mengarahkan aliran udara melalui ventilasi. Ketika udara dapat bergerak keluar dari cangkang atau shell videotron, maka panas akan akan terlepas secara alami.
Metode ini membutuhkan biaya yang rendah dan efektif untuk meningkatkan sirkulasi udara. Namun, desain tetap harus dipertimbangkan agar arah aliran udara lebih efektif.
2. Heat-Conductive Plastic Housing
Secara umum, bahan termal akan ditambahkan dalam proses pencetakan plastik. Inilah yang membuat plastik memiliki konduktivitas panas yang efektif, namun tetap ringan. Cetakan juga bisa dibuat dalam berbagai bentuk untuk mendukung aliran udara.
Namun, metode heat dissipation ini umumnya hanya untuk perangkat kecil dan biasanya memerlukan heat sink atau fan tambahan ika beban panasnya tinggi.
3. Aluminum Heat Sink Fins
Heat sink aluminum terpasang di bagian belakang modul videotron atau LED. Sirip alumunium ini dapat meningkatkan luas permukaan yang bersentuhan dengan udara dan membantu agar panas dapat keluar lebih cepat.
Metode ini sangat efektif untuk videotron outdoor dan mampu menjaga bahkan meningkatkan umur pakai layar. Selain itu, perawatannya pun tidak sulit.
4. Radiative Surface Coating
Lewat metode ini, videotron akan dilapisi oleh cat khusus yang akan membantu mengalirkan panas melalui mekanisme radiasi. Metode ini cukup sederhana yang umumnya dapat digabungkan dengan teknik lain untuk hasil yang lebih baik. Selain itu, efektivitasnya akan terpengaruh oleh warna cat semakin gelas, semakin baik.