Dalam sistem videotron, kualitas kabel videotron dapat membuat gambar stabil dan distribusi data yang lancar. Karena itu, pemilihan jenis kabel yang tepat serta pemasangan yang rapi menjadi faktor penting agar videotron dapat menampilkan visual yang tajam dan konsisten. Lantas, apa saja jenis kabel videotron? Simak artikel ini!
Jenis Kabel yang Digunakan dalam Sistem Videotron
Di bawah ini adalah beberapa jenis kabel videotron beserta fungsi dan standar kualitasnya.
1. Kabel Data
Dalam sistem videotron, kabel data berperan dalam membawa konten dari kontroler ke modul LED. Anda biasanya akan menemukan kabel LAN jenis UTP atau STP seperti Cat6 hingga Cat6a yang digunakan antar kabinet. Jalurnya tersusun berantai, mulai dari sending card menuju receiving card pertama, lalu diteruskan ke kabinet berikutnya.
Untuk jarak jauh, kabel fiber optik dipilih agar sinyal tetap stabil tanpa penurunan kualitas. Di dalam kabinet, distribusi data dilanjutkan oleh kabel flat atau ribbon menuju tiap modul LED. Jika kualitas kabel pada bagian ini rendah, efeknya langsung terlihat di layar: gambar bergaris, warna tidak akurat, bahkan sebagian panel mati.
Standar yang digunakan mengacu pada kecepatan transfer tinggi dan batas panjang kabel maksimal sekitar 100 meter untuk kabel LAN. Dalam instalasi videotron, Anda perlu memperhatikan arah port “IN” dan “OUT” pada konektor kabel RJ 45 agar alur data tidak terbalik.
2. Kabel Power
Selain data, kabel videotron juga mencakup kabel daya yang mengalirkan listrik ke seluruh komponen. Kabel ini menghubungkan sumber listrik ke power supply di setiap kabinet, lalu diteruskan ke modul LED melalui jalur internal.
Pemilihan ukuran kabel sangat bergantung pada beban arus. Untuk power supply 200W atau 300W, biasanya digunakan kabel tembaga 2.5 mm². Jika beban meningkat, misalnya pada sistem 400W, kombinasi kabel 1.5 mm² dan 2.5 mm² digunakan, sementara jalur utama bisa mencapai 4 mm².
3. Kabel Sinyal Video
Jenis kabel videotron berikutnya berkaitan dengan input video seperti HDMI, DVI, atau VGA. Kabel ini menghubungkan laptop, media player, atau kamera langsung ke sistem tampilan. HDMI banyak dipakai karena mampu membawa audio dan video dalam satu jalur dengan kualitas tinggi.
DVI masih digunakan pada sistem lama dengan output digital, sementara VGA mengandalkan sinyal analog. Dalam kondisi tertentu, kabel coaxial juga dipakai, terutama jika terhubung dengan sistem CCTV atau siaran langsung.
Kualitas kabel di bagian ini memengaruhi kejernihan gambar. Jika terjadi masalah seperti tampilan buram atau warna melenceng, salah satu penyebabnya sering berasal dari kabel pada jalur sinyal video.