Jika pernah melihat papan nama toko, neon box, atau layar iklan di mall, berarti Anda sebenarnya sudah cukup familiar dengan signage. Sederhananya, signage adalah media visual yang berfungsi untuk menyampaikan informasi, menunjukkan identitas, hingga menarik perhatian orang.
Namun, seiring perkembangan teknologi, papan iklan tidak hanya berbentuk sebagai media cetak, melainkan sudah berupa digital signage yang menggunakan layar elektronik. Dengan begitu, Anda bisa mengubah konten tanpa perlu mencetak media baru. Lantas, apa saja jenisnya? Mari simak pembahasan berikut!
Apa Itu Signage?
Signage adalah media visual yang digunakan untuk menyampaikan informasi, menunjukkan identitas, memberikan petunjuk, atau mempromosikan produk dan layanan. Bentuknya sangat beragam, mulai dari papan nama, neon box, spanduk, dan billboard hingga signage berbasis layar digital.
Seiring perkembangan teknologi, signage juga hadir dalam bentuk yang lebih dinamis, yaitu digital. Digital signage adalah media komunikasi berbasis layar elektronik seperti LCD, LED, videotron, atau proyektor yang dapat menampilkan teks, gambar, video, hingga animasi.
Berbeda dengan signage konvensional yang perlu diganti secara fisik, kontennya dapat diperbarui tanpa mencetak ulang. Bahkan, media ini dapat dikelola dan diperbarui dari jarak jauh menggunakan sistem digital.
Penggunaannya pun semakin luas, mulai dari toko, restoran, dan pusat perbelanjaan hingga perhotelan, perbankan, pendidikan, dan transportasi. Selain menyampaikan informasi, digital signage dapat dimanfaatkan untuk promosi, iklan, hingga interaksi dengan audiens melalui fitur seperti touchscreen, sensor, atau QR code.
Dengan fleksibilitas tersebut, signage kini bukan sekadar media penunjuk, tetapi juga menjadi bagian dari strategi komunikasi visual yang lebih dinamis.
4 Jenis Digital Signage Berdasarkan Lokasinya
Penggunaan digital signage dapat disesuaikan dengan lokasi dan kebutuhan bisnis. Berikut 4 jenis yang umum digunakan.
1. Indoor Digital Signage
Sesuai namanya, indoor digital signage digunakan di dalam ruangan, seperti mall, restoran, kantor, hotel, rumah sakit, atau toko. Bentuk dan ukurannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari layar di area kasir hingga display informasi di lobby.
Konten yang ditampilkan juga beragam, seperti menu, promo, informasi produk, pengumuman, hingga materi branding. Dalam konteks ini, signage adalah media komunikasi visual yang dapat membantu bisnis menyampaikan informasi kepada pengunjung dengan cara yang lebih menarik.
2. Outdoor Digital Signage
Berbeda dengan penggunaan indoor, outdoor digital signage dirancang untuk area terbuka yang terpapar cahaya matahari dan perubahan cuaca. Karena itu, layar membutuhkan tingkat kecerahan yang memadai agar konten tetap terlihat jelas, terutama pada siang hari.
Contohnya billboard digital atau videotron yang dipasang di pinggir jalan, kawasan komersial, maupun ruang publik. Jenis ini cocok untuk iklan, promosi event, kampanye brand, hingga penyampaian informasi kepada audiens dalam jumlah besar.
3. Interactive Digital Signage
Tidak semua digital signage hanya untuk menampilkan konten. Interactive digital signage memungkinkan audiens berinteraksi langsung dengan layar, biasanya melalui teknologi touchscreen. Pengguna dapat mencari informasi, melihat katalog, memilih menu, hingga menemukan lokasi tertentu melalui fitur wayfinding.
Penerapan tersebut menunjukkan bahwa signage adalah media yang penggunaannya dapat berkembang mengikuti kebutuhan, bukan sekadar papan atau layar untuk menyampaikan informasi secara satu arah.
4. Transit Digital Signage
Transit digital signage banyak digunakan di area transportasi seperti bus, MRT, kereta, stasiun, dan halte. Layar ini dapat menampilkan jadwal perjalanan, informasi rute, pengumuman layanan, hingga iklan komersial yang dapat diperbarui sesuai kebutuhan.
Penggunaan di berbagai moda transportasi ini juga memberikan gambaran sederhana tentang signage itu apa, yaitu media visual yang dapat ditempatkan di berbagai lokasi untuk menyampaikan informasi atau pesan kepada audiens secara lebih efektif.