Sumber listrik videotron selalu menjadi hal yang harus Anda perhatikan dalam perencanaan event. Kebutuhan listrik videotron juga sangat bergantung pada luas layar, tipe panel, dan durasi pemakaian. Karena itu, Anda perlu melakukan perhitungan yang tepat, sehingga Anda dapat mengelola acara secara lebih lancar dan terukur.
Perhitungan Dasar Konsumsi Daya Videotron untuk Event
Rumus paling simpel memakai pendekatan luas layar dikalikan kebutuhan watt per meter persegi sesuai tipe panel. Dari data teknis di lapangan, konsumsi listrik videotron sangat dipengaruhi ukuran layar, pixel pitch, dan tingkat kecerahan yang dipakai selama acara.
Pada tahap ini, sumber listrik videotron perlu dihitung agar tidak terjadi kekurangan daya saat layar menampilkan konten terang penuh. Sebagai gambaran, videotron outdoor P10 dengan kecerahan tinggi rata-rata berada di kisaran 500-700 W/m² untuk pemakaian normal.
Jika luas layar 10×5 meter (50 m²), maka kebutuhan operasionalnya sekitar 22.500 watt saat brightness berada di kisaran 70-75 persen. Angka ini belum termasuk kondisi puncak ketika konten putih penuh tampil di layar. Dalam kondisi ekstrem tersebut, perhitungan bisa melonjak hingga 50.000 watt.
Bagi Event Organizer, angka ini dapat menjadi patokan sebelum menentukan jalur pasokan listrik, baik dari genset maupun layanan sementara PLN.
Menyesuaikan Luas Layar dan Tipe Panel dengan Kapasitas Genset
Ketika memutuskan memakai genset sebagai sumber listrik videotron, kapasitas tidak bisa dipilih sembarangan. Central LED menyediakan opsi kapasitas genset 60 kVA, 80 kVA, dan 100 kVA yang biasa dipakai untuk kebutuhan event.
Secara teknis, genset 60 kVA menghasilkan daya aktual sekitar 48.000 watt, 80 kVA berada di kisaran 64.000 watt, dan 100 kVA mendekati 80.000 watt pada beban aman. Angka ini membantu Anda mencocokkan luas layar dengan tipe panel yang digunakan.
Untuk layar kecil hingga menengah, seperti 2×3 meter atau 3×5 meter dengan konsumsi di bawah 20.000 watt, genset 60 kVA masih relevan sebagai sumber listrik. Ukuran menengah seperti 4×6 meter atau 5×6 meter yang berada di kisaran 24.000-32.000 watt lebih cocok dipasangkan dengan genset 80 kVA agar beban tidak mendekati batas.
Sementara itu, layar besar di atas 60 m², misalnya 20×4 meter dengan kebutuhan hingga 80.000 watt, umumnya dipasangkan dengan genset 100 kVA atau di atasnya. Penyesuaian ini penting karena tipe panel LED, baik SMD maupun DIP, memiliki karakter konsumsi daya yang berbeda per meter persegi.